Peron - Dalam rangka memperingati Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) 2026, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kendal menggelar bakti sosial (baksos) di Desa Peron, pada Sabtu (6/6). Kepala Desa Peron, Erna Hermawati, hadir membuka acara sekaligus memberikan arahan pada kegiatan yang diselenggarakan di Balai Desa tersebut.
_.jpeg)
Kepala Desa Peron, Erna Hermawati menilai kegiatan ini mampu menjadi momen untuk saling berbagi dan berempati khususnya bagi lansia. Hal ini mengingat kesehatan adalah tindakan medis yang memerlukan biaya tidak sedikit. Kepala Desa mendorong agar kegiatan sosial ini dapat terus dilaksanakan.
“Kegiatan semacam ini harus terus dilakukan dan dapat menjangkau lebih banyak lagi masyarakat Desa. Sehingga kedepan, Desa Peron dapat terbebas dari penyakit penyakit menular dan tidak menular,” Jelas nya
Kemudian, pada kesempatan tersebut Erna Hermawati juga mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan perhatian terkait pola asuh dan pemberian makanan balita serta anak. Sebab, hal ini juga dapat berkaitan dengan peningkatan kasus stunting. Berdasarkan data dari hasil Audit Kasus Stunting (AKS) Tahun 2026, 5 persen dari kasus stunting yang berasal dari keluarga tidak mampu. Hal ini dapat diartikan tidak ada masalah terkait akses pangan dalam keluarga.
“Tentunya hal ini harus menjadi perhatian serius bagi kita semua. Stunting ini bukan ranah kesehatan saja namun juga kesadaran seluruh masyarakat. Maka dari itu Saya mengajak seluruh hadirin untuk ambil peran dalam pencegahan stunting sejak dini,” begitu ajak Erna.
Sementara itu, Ketua IDI Cabang Kendal, dr.Rino Rusdiono, dalam laporannya menyampaikan peringatan HBDI tahun 2026 berpusat di Desa Peron. Peringatan ini dilengkapi dengan kegiatan bakti sosial di antaranya, bersih telinga, Cek Pemeriksaan Gratis, Pemberian bingkisan, dan Konsultasi Hidup Sehat
“Semoga apa yang kami kerjakan mendapatkan berkah, manfaat bagi masyarakat juga bagi kami para dokter untuk selalu bekerja dengan profesional mengabdi kepada bangsa dan masyarakat,” jelasnya
Share :