Pada Senin, 6 Juli 2026 pukul 13.00 WIB, Departemen Sosial Masyarakat BEM FMIPA Universitas Negeri Semarang (UNNES) secara resmi membuka program pengabdian mereka di Desa Peron dengan menggelar kegiatan pembukaan dan Penyerahan oleh Pak Abdul Jabbar selaku Pendamping BEM FMIPA kepada Bu Erna selaku Kepala Desa Peron.
APA NAMA KEGIATANNYA?
Kegiatan ini membawakan pengabdian kepada masyarakat yang dinamakan MIPA MENGABDI. Dengan membawakan 61 mahasiswa FMIPA UNNES yang akan diterjunkan di lingkup masyarakat pada desa Peron.
Rangkaian kegiatan MIPA Mengabdi 2026 diawali dengan acara pembukaan yang berlangsung secara khidmat dan dipandu oleh Master of Ceremony (MC) formal. Pada awal acara, MC menyampaikan salam pembuka serta menyapa seluruh tamu undangan, panitia, dan peserta yang telah hadir. Selanjutnya, seluruh hadirin diajak untuk bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Universitas Negeri Semarang sebagai bentuk penghormatan terhadap bangsa sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap almamater Universitas Negeri Semarang . Suasana berlangsung dengan tertib dan penuh semangat, mencerminkan antusiasme seluruh pihak dalam menyambut dimulainya rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Setelah sesi pembukaan, acara dilanjutkan dengan penyampaian sambutan dari para tamu undangan. Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Pelaksana MIPA Mengabdi 2026 yang memaparkan latar belakang, tujuan, serta berbagai program yang akan dilaksanakan selama kegiatan berlangsung. Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana juga menyampaikan harapan agar seluruh panitia dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua BEM FMIPA UNNES yang memberikan apresiasi kepada seluruh panitia atas persiapan yang telah dilakukan. Beliau juga menyampaikan pesan agar kegiatan MIPA Mengabdi tidak hanya menjadi program kerja tahunan, tetapi juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan tri darma perguruan tinggi, mengembangkan kepedulian sosial, serta mempererat hubungan antara sivitas akademika dengan masyarakat.
Selanjutnya, Kepala Desa menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa dan panitia MIPA Mengabdi 2026. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa terima kasih atas dipilihnya desa sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan serta berharap seluruh program yang akan dijalankan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Kepala Desa juga mengajak seluruh warga untuk turut mendukung dan berpartisipasi dalam setiap rangkaian kegiatan agar pelaksanaannya dapat berjalan dengan lancar.
Sambutan terakhir disampaikan oleh Pendamping BEM FMIPA UNNES yang memberikan motivasi kepada seluruh panitia agar menjadikan kegiatan pengabdian sebagai pengalaman belajar yang berharga. Beliau menekankan pentingnya menjaga sikap, komunikasi, dan kerja sama dengan masyarakat selama kegiatan berlangsung sehingga tujuan pengabdian dapat tercapai secara optimal.
Usai penyampaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi penyerahan mahasiswa oleh Kepala Desa sebagai simbol diterimanya mahasiswa MIPA Mengabdi 2026 untuk melaksanakan kegiatan pengabdian di desa. Prosesi ini menjadi salah satu momen penting yang menandai dimulainya kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan mahasiswa dalam menyukseskan seluruh program kerja yang telah direncanakan. Setelah prosesi penyerahan selesai, seluruh tamu undangan bersama panitia mengikuti sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi sekaligus kenang-kenangan atas terlaksananya pembukaan kegiatan.
Pada malam harinya, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan acara nonton bareng yang dipandu oleh MC nonformal. Berbeda dengan sesi pembukaan yang berlangsung secara resmi, kegiatan ini dikemas dengan suasana yang lebih santai dan interaktif sehingga mampu menciptakan kedekatan antara panitia dan masyarakat. Sebelum pemutaran film dimulai, MC mengajak peserta untuk berinteraksi melalui sapaan dan pengenalan singkat mengenai film "Keluarga Super Irit", yang dipilih karena mengangkat nilai-nilai kehidupan keluarga, kebersamaan, serta pentingnya sikap bijak dalam mengelola kebutuhan sehari-hari.
Kegiatan nonton bareng diikuti oleh anak-anak serta remaja yang tergabung dalam Karang Taruna desa. Sejak awal pemutaran film, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Hal tersebut terlihat dari perhatian mereka dalam mengikuti setiap alur cerita, respons yang diberikan pada adegan-adegan menarik, serta suasana penuh keakraban yang tercipta selama kegiatan berlangsung. Melalui pemutaran film ini, peserta tidak hanya memperoleh hiburan, tetapi juga diajak memahami berbagai pesan moral yang terkandung di dalamnya, seperti pentingnya hidup sederhana, kerja sama dalam keluarga, serta rasa syukur terhadap apa yang dimiliki.
Setelah film selesai diputar, MC nonformal menutup kegiatan dengan menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah hadir serta berpartisipasi aktif dalam kegiatan nonton bareng. Acara malam itu ditutup dengan suasana yang hangat dan penuh kebersamaan, menandai berakhirnya rangkaian kegiatan hari pertama MIPA Mengabdi 2026 dengan lancar, tertib, dan sesuai dengan agenda yang telah direncanakan.
Share :